Pages

Ads 468x60px

17 March 2015

Belajarlah dari surat Al-Ikhlas yang tidak mengandung kata Ikhlas didalamnya


sumber : shafiqolbu.files.wordpress.com
judul kali ini cukup panjang. entah, tiba-tiba rasanya ingin mengurai satu hal yang telah lama saya ketahui. sejak saya mulai mengenal komunitas islam lebih dalam. tidak hanya sekedar majlis pengajian remaja di masjid maupun kelompok dzikir yang lebih dulu saya ikuti.

dimulai dari latar belakang hidup saya yang memang berasal dari keluarga dengan lingkungan agama yang kental, tentunya agama islam. berasal dari keluarga Betawi meski sebenarnya buyut saya berasal dari bekasi dan cikampek. tapi kakek saya dari ibu maupun bapak telah lama tinggal di jakarta. budaya betawi islam yang kental akan tahlilan dan maulidan ini mengisi masa kecil saya selama tinggal di jakarta.

selama 12 tahun, saya menempuh pendidikan di sekolah swasta yang masih memiliki hubungan kerabat. ya, sekolah ini seperti rumah keluarga besar. alasannya karena hampir semua anak dari para kerabat saya disekolahkan disini, diajarkan oleh guru yang masih ada hubungan kerabat dengan saya dan juga dibina oleh yayasan yang dimiliki oleh seorang kerabat saya juga. hebat bukan? sekolah dimana saya duduk bersebelahan dengan saudara saya, ada om saya bahkan kakek saya pun bisa satu kelas dengan saya. hehehe, membingungkan tapi saya bisa menceritakannya jika anda bertemu dengan saya langsung.

saya tumbuh di lingkungan sekolah berbasis agama. sepulang sekolah masih ada kegiatan mengaji di dekat rumah. pada hari-hari besar agama islam, kampung saya ramai dengan berbagai perayaan yang dipenuhi dengan alunan qasidah, marawis dan rebana. sehingga seperti layaknya anak yang selalu diharuskan hidup sesuai norma agama, saya pun menjadi anak yang "tidak suka macam-macam".

selepas 12 tahun masa sekolah saya hingga saya tamat SMA, barulah saya mengenal kehidupan di luar kampung. terdengar seperti anak ketinggalan zaman ya?. saya jadi teringat lagu film Si Doel yang liriknya "anak betawi.... ketinggalan jaman.... katenyee....". nah, saya merasa lagu ini menggambarkan saya betul. hehehe. saya tidak menyangkal tapi saya pun tidak menyesal. jika allaah berkehendak seperti itu.

perkenalan dengan dunia luar dimulai dari pendidikan saya di kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. selama 4 tahun, saya menikmati perjalanan antara kalibata - ciputat. walau belum terlalu luas, saya mulai mengenal orang-orang dari berbagai kalangan. mulai dari anak pesantren (yang ternyata lebih gaul dari saya) hingga anak konglomerat yang tidak diperhatikan orangtuanya. seringkali saya merasa sangat terlambat mengenal dunia luar. seperti tertinggal jauh oleh mereka yang sudah merasakan sekolah di negeri, jauh dari keluarga atau sempat ikut perlombaan nasional.

kehidupan di kampus belum menjadikan saya benar-benar berani mengenal dunia luar. tak terasa selama 4 tahun saya fokus belajar tanpa sempat ikut kegiatan kemahasiswaan. pernah sesekali diajak ikut organisasi politik kampus namun saya masih awam dengan hal berbau politik. saya melihat politik adalah sebuah kelompok kejam yang mementingkan kepentingan golongannya sendiri.

memasuki dunia kerja, saya sudah memulainya sebelum saya benar-benar menyelesaikan kuliah saya. saya cukup percaya diri dengan kemampuan saya sehingga saat melamar kerja ternyata saya diterima dengan kelonggaran untuk tetap bisa menyelesaikan semester akhir kuliah saya sambil bekerja. saya sangat bersyukur dan menikmati kegiatan kerja sambil kuliah saya.

kembali ke kehidupan agama saya. hingga saya selesai kuliah, kegiatan agama saya masih berpusat di lingkungan rumah. pengajian remaja, majlis dzikir dan kegiatan-kegiatan lain yang berfokus pada kegiatan ibadah meski sebenarnya saya sendiri belum memahami benar dasar dan aturan ibadah seperti pemahaman mengenai kalimat syahadatain (dua kalimat syahadat), pemahaman tentang gerak sholat dan berbagai ilmu terkait ushuluddin (pokok agama).

saya baru menyadari bahwa di keluarga kami lebih ditekankan tentang lakukan saja ibadah yang sudah dicontohkan oleh orang-orang tua terdahulu. sehingga saya dan remaja di lingkungan saya pun memang bisa dikatakan rajin sholat dan rajin ngaji. persis seperti lagunya Si Doel. "aduh, sialan..... si Si Doel anak betawi asli.... kerjaannyee.. sembahyang mengaji.....". nah, betawi banget kan. hehehe.

kemudian saat bekerja, saya mulai membuka diri dengan kajian-kajian islam diluar lingkungan saya. mengikuti pengajian fiqih dan tauhid baik di istiqlal maupun kajian baik yang berbayar maupun sukarela. inilah momen saya mulai mengisi celah-celah kekosongan yang membutuhkan penjelasan terkait ibadah yang selama ini saya lakukan.

hingga akhirnya saya pun mengenal tentang penjelasan surah al-ikhlas. sederhana saja, ilmu tentang ikhlas dimana untuk menjadi orang yang ikhlas, belajarlah dari surat al-ikhlas dimana dalam suratnya kita tidak menemukan kata ikhlas didalamnya. ini menjadi pelajaran bahwa untuk menjadi orang yang ikhlas bukanlah orang yang sering berkata "saya ikhlas". jika ia ikhlas, maka ia akan merelakannya dan menerima sepenuh hati tanpa perlu mengatakannya.

inilah yang sedang saya coba terapkan. setelah perjalanan hidup saya dalam mempelajari agama islam. meski terkadang terasa ada rasa sesal akan terlambatnya saya dalam memahami pokok agama islam, saya pun mencoba menerimanya. tanpa harus berkata "saya ikhlas atas jalan hidup saya ini".

10 March 2015

Kebiasaan Baru

Kebiasan Baru Saya
karena belum ada rencana perjalanan, biarkan saya curhat sebentar (silahkan mas, wong ini blog sampeyan toh. hahaha). pas baca artikel ini, kalian bakalan buru-buru klik gambar diatas. penasaran sama gambar apa sich itu. pas dibuka ternyata screenshot folder yang isinya video semua. hahaha

itu adalah folder hobi saya yang baru. entah mulai dari kapan. sejak mulai muncul kebosanan terhadap sosial media yang berisi keluh kesah atau cuma nyetatus geje (gak jelas), akhirnya saya menemukan hobi baru. (apaan hobinya? nonton video? bikin video? apa jualan vcd di pasar kaget?)

sabar sabar.... klo lagi dengerin curhatan orang itu mesti sabar. namanya juga curhat. klo pendek mah namanya pantun. hahaha. oke2, jadi kebiasaan baru saya adalah mengunduh (sesuai kamus besar indonesia) video-video yang banyak di share di social media khususnya facebook.

seringkali saya nemuin video yang menyentuh, kadang lucu atau seru, keren apalagi aneh. pokoknya semua video yang menurut saya bagus bakalan saya unduh. akhirnya buka facebook jadi punya kebiasaan baru yaitu hunting video yang menarik kemudian download. mulai dari video inspirasi, iklan, musik, acara sampe video geje tapi kocak.

saat ini koleksi saya sudah mencapai 200an video lebih dan ukurannya sudah mencapai 3GB. hahaha. sepertinya akan terus bertambah seiring hobi saya yang baru. yang minat boleh sini copy sendiri. hehehe

09 March 2015

Menahan Diri

sumber : www.coretankecil.com
 kalo soal urusan menahan diri khususnya terkait pengelolaan keuangan, saya masih belum mampu untuk disiplin terkait pengaturan keuangan. selalu saja tabungan pribadi akan berakhir mendekati titik nol. hahaha. walaupun kadang bisa bertahan untuk menabung selama beberapa bulan, ujung-ujungnya akan habis kembali entah untuk apa.

tapi kemarin adalah sebuah hari yang patut saya berikan selamat bagi saya sendiri. karena saya mampu menahan diri dan mengatur pengeluaran sesuai kebutuhan dan apa yang sudah saya rencanakan di awal perjalanan.

buat orang lain mungkin biasa saja. tapi setiap orang punya tantangannya masing-masing. bagi orang lain, terkait pengaturan keuangan merupakan sesuatu yang mudah. tapi bagi saya menjadi hal yang sulit. mungkin orang lain mengira masalahnya sangat sulit tapi bisa saja bagi saya itu hal yang mudah.

ujian pertama adalah ketika mengambil uang di atm. saya sudah mencatat berapa yang ingin saya ambil kemudian berapa yang ingin saya belanjakan. karena ATMnya ada di minimarket, saya selalu tergoda untuk membeli makanan atau barang yang belum tentu saya butuhkan. tapi akhirnya saya bisa menahan diri dengan hanya membeli roti untuk sarapan esok. tapi sedikit tergoda untuk membeli yogurt yang akhirnya terbeli jg (hehehe, ngeles aja).

ujian kedua adalah ketika masuk ke dalam toko buku. kalo soal buku, saya bisa lupa diri dan bisa membeli 2-3 buku yang kadang baru selesai dibaca sebulan kemudian. kadang ada yang hanya dibaca sekilas dan masuk ke rak buku (mmm, agak banyak sich. hehehe). tapi kemarin saya bisa menahan diri dan hanya mencari buku-buku yang bisa jadi daftar keinginan jika saya sudah menyelesaikan buku yang belum selesai saya baca. untungnya, novel Bulan karangan Tere Liye belum ada di toko buku. kalo sudah ada, semoga saya juga masih tetap bisa menahan diri.

ujian ketiga adalah ketika mencari kado untuk adik yang akan ultah akhir bulan maret ini (kalo ngga salah). rencananya adalah membelikannya jam tangan. entah kenapa setiap kali ingin membeli sesuatu, saya ragu untuk masuk ke outlet dan bertanya. padahal kan nanya itu ga bayar. hehehe. tapi akhirnya saya mendekati outlet dan bertanya-tanya. setelah mencari model yang cocok akhirnya saya berpindah ke outlet lain karena tidak menemukan yang cocok. di outlet kedua, barulah saya menemukan model yang cocok. meski merupakan model KW dari merek aslinya tapi cukup bagus dan semoga awet. sempat tergoda untuk membeli untuk diri sendiri tapi akhirnya bisa menahan diri.

itulah tiga ujian saya terkait pengaturan keuangan dan saya bersyukur bisa menahan diri untuk tidak bersikap arogan dan tidak disiplin terkait keuangan. semoga ini menjadi langkah awal bagi saya untuk bisa memperbaiki diri dan mampu mengelola keuangan lebih baik lagi.

aamiiin

08 March 2015

Java Mall Semarang


java mall semarang (sumber : Panoramio.com)
kayaknya agak aneh ya klo traveler reviewnya tempat kayak mall. hahaha. tapi ya itulah yang saya lakukan akhir pekan ini. setelah kemarin asik ngebolang ke jepara. hari minggu ini g ada rencana ke luar kota.

setelah pagi nyuci-nyuci baju yang menumpuk terus bersih-bersih kamar sekalian masak sarapan untuk makan siang (jam 10 baru makan) akhirnya setelah beres mandi dan sholat dzuhur saya pun beranjak meninggalkan kamar. rencana awal sich cuma mau ke minimarket buat nyetok uang tunai buat seminggu (efek dompet ilang jd males pake dompet) sekalian beli sabun cuci yang abis sama shampo.

dari mess ke jalan raya jika ditempuh dengan berjalan kaki maka akan memakan waktu 20 menit. lumayan buat olahraga. btw ini kapan review mallnya? hahaha. sabar y. ini diawali curcol sedikit (dikit koq 3 paragraph).

dari kawasan wijaya kusuma semarang, saya naik bis trans semarang jurusan mangkang - penggaron. menuju ke arah penggaron, suasana bus semarang tidak terlalu ramai. jalanan pun terasa lancar. tak berapa lama saya tiba di shelter Simpang Lima yang merupakan kawasan yang ramai dan menjadi ikon kota semarang.

saya pun transit ke jurusan pelabuhan - imam bonjol - mh thamrin yang akan melewati java mall. murah meriah karena cuma bayar 3500 bisa berkeliling semarang. bayangkan jika naik angkot. bisa 3x naik dan masing-masing 5000 rupiah! bus pun beranjak menuju semarang selatan.

tiba di java mall, kesan awalnya bahwa mall ini tidak terlalu besar. cuma 3 tingkat saja. tapi kawasan sekitaran terlihat ramai dan berjajar ruko-ruko yang menjual beraneka macam barang. menurut informasi teman saya, java mall didominasi oleh kios makanan. benar saja, saat saya masuk pun terlihat banyak outlet-outlet makanan seperti j-co, pizza hut, mcDonalds dll. di lantai juga banyak outlet. lantai tiga masih banyak ruang kosong. gramedia dan electronic city ada di lantai tiga.

setelah melihat-lihat buku di gramedia (koleksinya cukup lengkap. bagus2 bukunya), saya melanjutkan ke kios jam tangan. rencananya sich mau membeli kado bwt seseorang. hehehe. akhirnya nemu model yang bagus kemudian saya pun beranjak meninggalkan java mall. waktu sudah menunjukkan pukul 3 sore.
mall paragon semarang (sumber : panoramio.com)

setelah menunggu cukup lama, akhirnya trans semarang menuju simpang lima sudah tiba. saya pun menuju ke mall paragon yang berada dekat dengan balaikota semarang. selain berencana sholat ashar disana, saya juga mau mengisi perut dengan bakmi jawa yang ada di seberang mall paragon. saya paling suka bakmi gorengnya yang rasanya menggoyang lidah.
bakmi jawa pak doel (sumber : indonesiaindah.web.id)

waktu mulai menuju pukul 5, setelah kenyang saya pun segera menuju halte trans semarang di balaikota untuk menuju ke mess menggunakan trans semarang penggaron - mangkang. dan saya tiba di gerbang masuk menuju kawasan saat adzan maghrib berkumandang. sebenarnya ada ojek tapi saya ingin berjalan kaki selain untuk berolahraga dan juga menikmati sore menuju malam.

akhirnya saya tiba di kamar mess kembali dengan oleh-oleh sabun cuci, shampo dan pewangi. hahaha. oiya tidak lupa roti buat cemilan di kamar. selamat bersiap memulai kerja esok hari guys!

07 March 2015

One day Trip Semarang - Jepara

Bismillaah....

terbangun di sabtu pagi dalam sebuah kamar mess yang berada ditengah-tengah kawasan industri wijaya kusuma mangkang - semarang. weekend di mess sama aja kayak di kuburan. sepiiii.......

setelah senam pagi mengikuti instruksi di aplikasi android hape bernama 7 minutes workout, akhirnya muncul ide dadakan pengen jalan-jalan yang agak jauh. bosen muter2in semarang. akhirnya ada ide mau ke jepara karena pintu masuk ke kepulauan karimun jawa yang menjadi salah satu destinasi impian adalah dengan menyebrang menggunakan kapal dari pelabuhan jepara.

setelah mandi dan beres-beres kamar, jam 9 pagi mulai beranjak ke halte trans semarang karpet menuju terminal terboyo dengan transit di halte balaikota. dengan tiket seharga 3500 rupiah, saya tiba di terminal di terminal terboyo pukul 9.40 pagi. masuk ke terminal, petugas trans langsung meneriakkan "jeporo...jeporo.... turun dari depan", saya pun bersegera turun dan langsung naik micro bis (seukuran metromini) yang bertuliskan Semarang - Welahan - Jepara.

bis mulai beranjak meninggalkan terminal menuju timur jawa. cuaca cerah dan panas. kemudi bis dikendalikan dengan liar dan laju bis pun terasa menyeramkan. sesekali supir bis bermanuver dengan cepat. saya sarankan bagi anda yang mudah mabuk darat untuk mempersiapkan diri karena dari berangkat hingga pulang, kedua bis dijalankan secara liar.

estimasi waktu adalah 2,5 jam. tak jauh dari terminal, kami sudah memasuki kabupaten demak namun kotanya masih jauh di depan. sesampai di pinggir kota depan, bis berbelok melalui lingkar selatan kota demak menuju jalur demak-kudus. tiba di persimpangan, bis berbelok ke arah utara menuju jepara melalui welahan. sepanjang perjalanan, tidak terlalu bagus pemandangannya. hanya sesekali area persawahan yang diselingi dengan pabrik-pabrik.

memasuki daerah welahan, mulai terlihat toko-toko kerajinan ukir karena memang kota jepara khas dengan seni ukiran kayu khas jepara. cuaca berganti menjadi gerimis dan mulai deras memasuki kota jepara. kota jepara memang tidak terlalu besar, tidak nampak bangunan-bangunan bertingkat. suasana kota dikenali dengan mulai bermunculan ruko dan toko sepanjang perjalanan dengan trotoar yang tertata rapi.

destinasi wisata saya adalah pantai kartini. selama perjalan menuju jepara, saya sempatkan browsing untuk tempat wisata di jepara. sejujurnya memang saya tidak ada persiapan matang, hanya sekedar go and fun saja. saya pun hanya membawa tas kecil berisi botol minum, buku, roti, buah dan uang cash secukupnya.

oiya, ongkos bis semarang - jepara seharga 15.000 rupiah. tapi di awal perjalanan, saya memberikan uang 20 ribu dan tidak dikembalikan. tak apalah, saya memang salah karena tidak memastikan terlebih dahulu. saya tiba di terminal jepara saat adzan dzuhur. setelah menunaikan sholat dzuhur dan jama' ashar, saya pun bertanya akses dari terminal ke pantai kartini. ternyata sebenarnya tak jauh. jika saya turun di pertigaan sebelum terminal, saya bisa berjalan ke pantai kartini sekitar 500 meter. tapi karena kepalang sudah sampai terminal dan jarak dari terminal ke pertigaan tersebut 500 meter. berarti total 1 km saya harus berjalan dari terminal ke pantai kartini. akhirnya saya memutuskan naik becak. dtawarkan harga 20.000, saya pun menawar untuk 10.000 dan setuju.

pantai kartini berada didalam taman rekreasi kartini, tiket masuknya seharga 5.000 rupiah. suasana lengang dan sepi. terasa bukan akhir pekan. setelah bertanya, ternyata pantai kartini ramai pada hari minggu, sedangkan saya datang di hari sabtu. tak apalah, saya lebih menikmati suasana sepi seperti ini.
Patung R.A Kartini di taman rekreasi kartini

pantai kartini bersebalahan dengan dermaga kapal yang menghubungkan antara jepara dengan karimun jawa. jadi jika anda hendak menyebrang ke karimun jawa, maka dermaganya berada di sebelah kiri saat anda menghadap taman rekreasi kartini. setelah melewati area parkir, dibelakang ada taman dengan patung R.A Kartini setengah badan. dari situ anda akan melihat bangunan kura-kura raksasa yang bernama Kura-Kura Ocean Park. dibangun oleh pemerintah jepara untuk menambah daya tarik kota jepara yang lebih dominan dipenuhi oleh objek wisata alam.

Kura-Kura Raksasa

Kura-Kura Ocean Park berupa pusat edukasi terkait dengan hewan laut. tiket masuknya seharga 17.500 dan lucunya adalah kembalian 500 berupa coklat koin. hahaha. jadi teringat masa kecil dengan jajanan bernama coklat koin berlapis kertas emas. di dalam bangunan berbentuk Kura-Kura (saya rasa lebih tepat dikatanya penyu) terdapat akuarium-akuarium berisikan hewan-hewan laut yang didominasi oleh ikan air asin. di bagian tengah terdapat lorong memasuki dunia bawah air yang merupakan lorong melintasi akuarium raksasa (seperti di seaworld ancol). terdapat beberapa jenis ikan termasuk hiu berukuran sedang. sayangnya tidak ada manta ray maupun ikan pari didalamnya. ular laut pun tak ada.
Pintu Masuk Kura-Kura Ocean Park
Tiket Masuk Kura-Kura Ocean Park

di lantai dua terdapat arena edukasi berisikan permainan edukasi dan juga ada bioskop mini yang memutarkan film 3D selama 20 menit. untuk menikmati film 3D, anda dikenai biaya 5.000 rupiah. terdapat 3 film yaitu film dinosaurus, roller coaster dan dunia bawah laut. sayangnya kualitas filmnya buruk sehingga kurang terasa efek 3Dnya. tapi cukup menghibur dengan biaya yang terjangkau.
Loket Masuk 3D
Tiket Masuk 3D

di area belakang juga terdapat ruang terapi ikan berupa akuarium berisi ikan-ikan kecil dimana anda memasukkan kaki anda dan menikmati sensasi geli di kaki anda saat ikan-ikan tersebut memakan mikroorganisme di kaki anda. biayanya 20.000 rupiah selama 1 jam. jika bosan di dalam ruangan, anda bis keluar ke teras berupa kaki kura-kura yang langsung menghadap ke laut.
ruang Terapi Ikan

setelah puas menikmati spot-spot menarik di kura-kura ocean park, saya menuju jembatan berbentuk setengah lingkaran yang berada di belakang kura-kura ocean park. masuk dari sebelah kanan atau kiri bangunan ocean park. anda bisa melihat laut lebih dekat melalui jembatan ini yang juga terdapat beberapa pendopo untuk duduk dan menikmati angin laut. anda juga bisa melihat aktivitas warga setempat yang sedang memancing di tengah laut yang hanya sedalam dada orang dewasa. ada juga anak muda yang memancing menggunakan senapan dengan tombak kecil diujungnya.
Foto dari Jembatan

tak jauh dari jembatan terdapat dermaga kecil dengan beberapa perahu tertambat yang menawarkan jasa transportasi ke pulau panjang yang terlihat dari pantai kartini. pulau panjang memiliki pantai berpasir yang lebih bersih ketimbang pantai kartini yang berupa karang. berjarak hanya 15 menit menggunakan perahu. ongkos pulang pergi seharga 15.000 per orang dan satu kapal bisa menampung 35 orang penumpang.
Area Dermaga Kapal Menuju Pulau Panjang

jika anda berencana menginap, terdapat beberapa homestay di pantai kartini. ada samudra hotel, kota baru home stay dan lainnya. saya menyempatkan mampir ke kota baru home stay dan mendapat info untuk kamar Non AC seharga 110.000 bisa diisi untuk 2 orang, kamar AC seharga 165.000 dan kamar AC dengan kamar mandi di dalam seharga 185.000. harga berlaku sama baik hari kerja maupun akhir pekan.
Ikon Pantai Kartini

setelah 2 jam berkeliling pantai kartini. sebelum pulang, saya sempatkan berfoto di icon pantai kartini dan beranjak kembali ke terminal jepara. pukul 15.00 saya sudah berada di bis menuju semarang. pukul 17.00 saya tiba di terminal terboyo dan segera mengejar trans semarang untuk kembali ke daerah mangkang karena trans semarang hanya beroperasi hingga pukul 18.00.

beberapa hal yang harus disiapkan jika anda ingin berwisata ke kawasan pantai kartini, jepara :
  1. siapkan uang tunai. di terminal jepara dan pantai kartini tidak tersedia atm sehingga anda perlu menyiapkan uang tunai sebelumnya. sesuaikan dengan budget kebutuhan anda selama disana.
  2. jika anda menggunakan bis semarang, minta diturunkan di pertigaan pantai kartini. berjalanlah lurus sesuai petunjuk. selama tidak hujan, jaraknya tidak terlalu jauh. hemat budget anda.
  3. jika anda ingin berenang, sebaiknya menyeberang ke pulau panjang karena pantainya berpasir dan lebih bersih.

pengeluaran selama perjalanan :
  • tiket trans semarang PP 7.000
  • ongkos bis semarang - jepara PP 30.000
  • ongkos becak terminal jepara - pantai kartini PP 30.000
  • tiket masuk taman rekreasi kartini 5.000
  • tiket masuk kura-kura Ocean Park 17.500
  • tiket masuk theatre 3D 5.000
total :  94.500 Rupiah (tidak termasuk pengeluaran pribadi untuk makan dan toilet).

selamat berpetualang kawan. terima kasih sudah menyempatkan membaca cerita perjalanan sehari saya. tunggu cerita lainnya disini :)